Mantra Apa yang Melekat hingga Sate Ratu Laris Manis


Terbit tanggal 10 April 2019 pada 15:13 PM


 

(Chapter 1)

“Sate Merah Sir. Right with rice and Ce…ker… how spelling it?”
“It’s Ceker Tugel. By the way, how do you know Sate Ratu?”
“Well, my friend from China whose already came here last month, told me that I must try the most delicious satay in Jogja or perhaps in Indonesia. So here I ‘am with my wife.”
“Aha, that’s realy mean to us that you finally here. We will not make you dissaponted.”

Percakapan antara dua orang beda negara dan tak saling mengenal awalnya namun hanya membutuhkan lima kalimat pembuka, dan Pak Budi Fabian sebagai pemilik Sate Ratu sudah menderaikan tawa bersama calon pelanggan kami dari Jepang. Diakhiri dua jempol tangan dari calon pelanggan tanda rasa enak dari olahan ayam andalan kami yaitu Sate Merah Sate Ratu sudah pasti.

Pelanggan dari 71 negara

Tentu bukan kali pertama calon pelanggan dari manca negara menjadi tamu kami, bahkan sekaligus menjadi pewarta menu Sate Ratu kepada teman-temannya yang tinggal di manca negara. Tercatat sudah ada perwakilan dari 71 negara yang menjajal citarasa menu Sate Ratu. Tak mengherankan bila setiap calon pelanggan datang kembali ke Sate Ratu jika melakukan perjalanan ke Indonesia. Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi kami jika citarasa yang kami hasilkan dengan cinta sampai ke pelanggan.

Jika ditanya bagaimana bisa Sate Ratu berkembang dengan mantap, jawabnya adalah cinta. Jika ditanya bagaimana warung sate ayam ini bisa sangat terkenal di kalangan turis mancanegara serta Indonesia? Jawabannya tentu karena cinta, baik dari peramu hidangan serta calon pelanggan.

Mantra Cinta di Setiap Menu Sate Ratu

Bayangkan saja, kami selalu berbelanja bahan pokok berupa daging ayam selalu setiap pagi, dengan berbagai persyaratan demi menjaga kualitas. Demikian juga tentang stok olahan ayam yang sudah siap dibakar ataupun dijadikan Lilit Basah serta Ceker Tugel, selalu fresh. Jika stok untuk satu hari sudah habis, maka kami mengatakan bahwa menu yang dimaksud akan ready kembali esok hari. bukan mengeluarkan stok olahan yang lama. Hal ini karena kami selalu mementingkan kualitas menu, dan memang tidak mempersiapakan dua stok untuk satu hari.
Kami tahu Sate Ratu bukan warung sate yang pertama di Yogyakarta, namun pasti yang terenak dengan pilihan bumbu dari rempah yang lain daripada menu pada umumnya. Sebut saja Sate Merah, Lilit Basah, dan Ceker Tugel yang masing-masing mengunakan rempah-rempahan nusantara. Anda penasaran rempah apa saja yang kami gunakan untuk meracik semua menu kami?

Mari berwisata kuliner ke Sate Ratu yang buka mulai dari Senin sampai Sabtu pukul 11.00-21.00 WIB di area Jogja Paradise Food Court, jalan Magelang km 6, Yogyakarta. Warung Sate Ratu dengan mudah dijangkau pelanggan dengan Transjogja, Gojek, Grab, taksi maupun mobil pribadi karena terletak di salah satu ruas jalan raya, hanya 5 menit dari Terminal Jombor serta berhadapan dengan Jogja City Mall (JCM).

Jadi apakah anda siap merasakan mantra cinta Sate Ratu?

.

Sate Ayam Merah
sate ayam merahnya Sate Ratu