Negara ke-77 yang Mengunjungi Sate Ratu : Luxembourg, Penuh dengan Bangunan Bersejarah! | Sate Ratu
256
post-template-default,single,single-post,postid-256,single-format-standard,bridge-core-1.0.6,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode-theme-ver-18.2,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive

Negara ke-77 yang Mengunjungi Sate Ratu : Luxembourg, Penuh dengan Bangunan Bersejarah!

Negara ke-77 yang Mengunjungi Sate Ratu : Luxembourg, Penuh dengan Bangunan Bersejarah!

Negara Luxembourg mungkin memang tidak banyak dikenal turis, namun negara yang berbatasan dengan Perancis, Jerman dan Belgia ini memiliki wisata yang tak kalah menarik. Tidak berbatasan dengan laut, Luxembourg menyajikan kota yang indah penuh dengan bangunan tua yang penuh sejarah. Bisa ditempuh dengan jalan darat, Luxembourg patut dimasukkan ke itienary list ketika mengunjungi negara-negara di Eropa. Penuh dengan benteng tua, kastil indah dan warga lokal yang ramah, simak rekomendasi wisata di Luxembourg!

1.  The Old Quarter

Pemandangan di The Old Quarter
Pemandangan di The Old Quarter (www.whc.unesco.org)

Lokasi wisata paling popular di Luxembourg ini dicatat sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1994. The Old Quarter atau benteng-benteng kuno di kota ini merupakan benteng kuno penting di daratan Eropa. Dengan arsitektur khas jaman Eropa lampau, benteng ini menyimpang banyak sejarah. Wisatawan dapat melihat benteng tua ini dari jalan yang telah ditata beserta rumah dan bangunan tua lainnya. Dijamin, turis akan terpesona melihat keelokan dari The Old Quarter ini.

2. The Wall of the Corniche

Pemandangan dari The Wall of the Corniche
Pemandangan dari The Wall of The Corniche (www.de.wikipedia.org)

Le Chemin de la Corniche atau The Wall of the Corniche juga merupakan tempat wisata populer di Luxembourg. Dikenal sebagai “balkon terindah di Eropa” karena menjulang tinggi di atas kota tua di lembah sungai. Terletak di atas daerah Gerund, turis dapat melihat pemandangan apik yang ada di Luxembourg ini. Dari The Wall of the Corniche, turis bisa mengabadikan momen di area sekitar Grund yang dialiri beberapa sungai dan bangunan tua.

3. Notre Dame Cathedral

Tampilan dalam Notre-Dame Cathedral
Tampilan dalam Notre-Dame Cathedral (www.en.wikipedia.org)

Sering mendengar namanya lewat film atau buku? Ya, Notre Dame Cathedral berlokasi di jantung kota Luxembourg. Akses transportasinya mudah, dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Turis dapat melihat salah satu gereja katedral kuno di Luxembourg. Dijaga sebagai bangunan heritage, Notre Dame Cathedral ini memiliki arsitektur kuno yang apik, jendela kaca patri yang cantik, menara yang mengesankan dan altar yang mengagumkan. Destinasi wisata yang sayang dilewatkan.

4. Palace of the Grand Dukes

Tampilan depan Palace of the Grand Dukes
Tampilan Depan Palace of The Grand Dukes (www.en.wikipedia.org)

Apabila tertarik, turis dapat mengunjungi istana kerajaan Luxembourg, di mana sistem pemerintah di sini adalah monarki. Turis akan disuguhi bangunan tua kuno dengan arsitektur yang mempesona. Sebaiknya, cek jadwal sebelum mengunjungi istana ini, karena pada bulan-bulan tertentu, pihak istana membuka tur keliling istana kerajaan untuk turis. Ini merupakan kesempatan bagus untuk mengetahui lebih dalam tentang negara Luxembourg.

5. National Museum of Art and History

National Museum of Art and History
National Museum of Art and History (www.en.wikipedia.org)

Di Musee National d’Histoire et d’Art atau National Museum of Art and History, pengunjung dapat menemukan beragam benda seni, temuan arkeologi, senjata dan bahkan dokumen yang berhubungan dengan sejarah negara Luxembourg. Disimpan rapi dan tertata, pengunjung juga dapat menikmati karya-karya seniman lampau dan modern yang dipajang di dalam museum. Bagi turis pengamat sejarah dan seni, Museum ini tidak boleh dilewatkan.

6. Place d’Armes

Suasana Place d’Armes siang hari
Suasana Place d’Armes Siang Hari (www.en.wikipedia.org)

Salah satu tempat wisata paling ramai di Luxembourg, Place d’Armes atau dikenal sebagai alun-alun kota memiliki daya tarik sendiri. Pada siang hari, cukup banyak café atau restoran yang buka dan dapat dinikmati bersama kerabat. Dan pada malam hari, banyak street food  yang berjualan dan beragam pertunjukan menarik disajikan di sini. Tak lupa, banyak booth yang berjualan souvenir atau pernak-pernik khas negara Luxembourg yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Luxembourg menjadi negara ke-77 yang mengunjungi Sate Ratu di Yogyakarta, loh! Dari daftar rekomendasi wisata Luxembourg di atas, mana yang menjadi favorit,nih? Kira-kira kapan ya bisa city tour ke Luxembourg? 

Artikel ini pernah tayang di Hipwee dengan judul, “6 Tempat yang Harus Kamu Kunjungi di Luxembourg. Banyak Bangunan Tua Bersejarah!” pada tanggal 20 Agustus 2019

Bagikan
Tags:
No Comments

Post A Comment